Cara Mudah Menetapkan Harga Jual Rumah

Cara Mudah Menetapkan Harga Jual Rumah

Meskipun mudah, tak semua penjual rumah mengerti cara menghitung dan menetapkan harga jual rumah. Penjual rumah yang bukan developer perumahan, umumnya kebingungan dan gagap dalam perhitungan konstruksi bangunan, menetapkan harga tanah, dan nilai profit wajar hingga akhirnya mampu menentukan harga jual rumah secara wajar.

Rumus perhitungan sederhana yang lazim digunakan developer perumahan dalam menetapkan harga jual rumah bisa ditiru yaitu; menghitung komponen tanah matang, biaya legalitas dan perizinan, biaya kontruksi, biaya manajemen pengelolaan, ditambah profit sekitar 30 persen. Dari berbagai komponen inilah maka harga jual rumah diputuskan.

Nah, untuk kategori penjual rumah perorangan, cara menghitung harga jual rumah bisa dilakukan dengan mengeluarkan atau membuang komponen biaya legalitas dan perizinan serta biaya manajemen pengelolaan dari komponen harga jual rumahnya.

Penjual rumah perorangan bisa mulai dari menghitung perkiraan global harga satuan permeter bangunan 1 lantai seharga 2 juta dan untuk bangunan 2 lantai senilai 2.5 juta. Berikutnya, harga satuan bangunan permeter tersebut dikalikan luasan bangunan rumahnya, maka ketemulah harga pokok konstruksinya

Soal harga tanah, ukuran paling gampang untuk mencari rujukan adalah dengan mengetahui harga jual 6 bulan terkahir dari tanah kanan kirinya tempat bagunan rumah dimaksud berdiri.

Langkah berikutnya adalah menentukan besaran profit atau keuntungan dari nilai pokok tanah dan bangunan. Tentang profit wajar yang bisa diambil, karena sifatnya perorangan, bukan badan hukum perusahaan, maka angka 16 – 18 % dianggap sudah sangat cukup. Biaya konstruksi ditambah harga tanah, ditambah 18 % profit, hasilnya adalah harga jual rumah tepat dan ideal bagi penjual rumah perorangan.

Dengan segala hormat kami memohon agar anda tidak melakukan praktek (maaf) plagiarisme. Mari kita sama-sama berupaya untuk tidak melukai satu sama lain. Jika anda ingin mempublikasikan ulang artikel-artikel dari situs web propertytoday.co.id di media publikasi anda, silahkan hubungi kami untuk mengetahui etika dan cara-cara yang bisa kami terima.
Langganan RSS Feed yang berisi update komentar untuk tulisan ini.

4 Tanggapan

  1. Selama sore,

    Saya berencana membeli sebuah rumah second hand namun rumah tsb statusnya masih AJB. Bagaimana tahapannya agar rumah tsb mempunyai sertifikat atas nama saya?

  2. Selamat Malam Pak Hasib,

    Saya berencana menyewakan rumah di jakarta. Menurut anda apa strategi paling tepat supaya cepat tersewa dengan harga layak dan tidak melalui agen properti.

    Matur nuwun leh.

  3. Terimakasih pertanyaannya Pak Putra. Saya senang karena pertanyaannya kasuistik, benar-benar terjadi sebagai pengalaman.

    Lumrahnhya, rumus dasar dari perhitungan harga jual rumah yang dilakukan developer terdiri dari komponen harga matang tanah, ditambah nilai konstruksi bangunan, lalu ditambah kan prosentasi profit. Akumulasi dari 3 komponen (tanah, konstruksi dan prosentasi profit) ini lah dasar dari harga rumah ditetapkan.

    Lumrahnya pula, besaran nilai tanah mencapai 30 % dari harga jual, sementara nilai konstruksi bangunan tidak jauh dr kisaran 38% dari harga jual. Sisanya diduga adalah profit developernya. Meskipun rumusan ini sebenarnya juga amat kasuistik pula, tidak bisa digeneralisir berlaku sama di setiap developer.

    Nah, kalau urusan tawar menawar, saya kira dalam kondisi tertentu, developer punya limitasi terbawah sampai menyisakan angka 18% gross profit. Silahkan dicoba dan dimainkan..

  4. Selamat Pagi,

    Sayah berencana membeli rumah dengan konsep cluster, pertayaan saya adalah bagaimana developer menetukan harga jual rumah tersebut? dengan mengetahui harga jual rumah tersebut sebaiknya sayah bargain harga kisaran berapa persen dari harga total?

    Terima kasih

Tulis tanggapan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*
*